Mungkin sebagian dari Anda pernah mengalami hal serupa seperti yang saya alami ketika menggunakan Fedora Core 6, error pada display alias tidak bisa masuk ke X Window. Instalasi Fedora Core 6 berhasil dengan sukses namun run level 5 tidak dapat diakses. Kita hanya dapat mengakses run level 3, berbasis Shell saja. Ini bisa terjadi disebabkan FC 6 tidak mampu meload driver vga yang kita gunakan, atau mungkin secara default setting X11 yang berupa file xorg.conf secara default menset 24 bit sehingga layar monitor menampilkan pesan out of range. Ini saya alami beberapa kali instalasi baik di PC maupun di laptop. Kasus yang akan saya tuliskan ini adalah bagaimana cara melakukan setting atau bermain-main dengan file xorg.conf secara manual tanpa menggunakan tools seperti system-config-display di FC 6. Menurut saya melakukan konfigurasi secara manual, kita memiliki kendali penuh terhadap apa yang akan kita lakukan. Namun juga beresiko bagi yang masih awam, namun saya kira tidak menjadi persoalan karena kita dapat membackup file yang akan dikonfigurasi terlebih dahulu sebelum melakukan perubahan pada file xorg.conf, sehingga jika terjadi hal yang tidak diinginkan atau error kita bisa kembali ke file semula.
Oke, saya kira kita langsung saja pada kasus yang akan saya kemukakan, pada kasus ini saya menggunakan laptop IBM Thinkpad seri T22 dengan VGA Card jenis SAVAGE. Berikut langkah-langkah:
1. Login sebagai root, lalu edit file xorg.conf di direktori /etc/X11/xorg.conf
[root@localhost ~]# vi /etc/X11/xorg.conf
2. Ada beberapa parameter yang perlu di-edit seperti terlihat pada contoh berikut:
Section “Monitor”
Identifier “Monitor0″
ModelName “Monitor 1024×768″
HorizSync 31.5 - 57.0
VertRefresh 50.0 - 70.0
Option “dpms”
EndSection
Pada Section “Monitor” di atas kita dapat menentukan Model Monitor yang kita gunakan, Vertical dan Horizontal Monitor seperti pada setting-an di atas.
Section “Device”
Identifier “Videocard0″
Driver “savage”
EndSection
Section “Device” pada paramater ini untuk menentukan VGA card yang kita gunakan dengan menuliskan jenis driver-nya. Terlihat di atas Driver diset “Savage” ini contoh pada laptop IBM T22 yang saya gunakan.
Section “Screen”
Identifier “Screen0″
Device “Videocard0″
Monitor “Monitor0″
#DefaultDepth 16 # Default Depth kita beri tanda # agar tidak di eksekusi
SubSection “Display”
Viewport 0 0
Depth 24
Modes “1024×800″
EndSubSection
EndSection
Pada Section di atas, merupakan paramater untuk menentukan Screen layar monitor yang digunakan. Kita juga bisa menentukan SubSection-nya seperti Display dengan mendefinisikan Depth atau kedalaman Pixel-nya 24, Modes Resolusi-nya 1024×800.
Setelah Konfigurasi di atas dilakukan, simpan file konfigurasinya. Lalu restart X window-nya, bisa dengan perintah:
[root@localhost ~]# /etc/init.d/xfs restart
Coba kembali lakukan perintah startx pada terminal:
[root@localhost ~]# startx
Jika sukses, tentunya anda sudah masuk ke lingkungan X Window. Namu jika belum berhasil juga, Anda bisa mengamati file log yang berada di /var/log berikut contohnya.
[root@localhost ~]# tail -f /var/log/Xorg.0.log
Contoh tampilan log file Xorg.0.log, laptop saya yang berhasil dikonfigurasi.
(==) : Protocol: “Auto”
(**) Option “CorePointer”
(**) : Core Pointer
(==) : Emulate3Buttons, Emulate3Timeout: 50
(**) : ZAxisMapping: buttons 4 and 5
(**) : Buttons: 9
(II) XINPUT: Adding extended input device “” (type: MOUSE)
(II) XINPUT: Adding extended input device “Keyboard0″ (type: KEYBOARD)
(–) : PnP-detected protocol: “ExplorerPS/2″
(II) : ps2EnableDataReporting: succeeded
Contoh pesan error log file Xorg.0.log ketika mengalami error saat terjadi kesalahan konfigurasi.
X Window System Version 7.1.1
Release Date: 12 May 2006
X Protocol Version 11, Revision 0, Release 7.1.1
Build Operating System: Linux 2.6.9-34.ELsmp i686 Red Hat, Inc.
Current Operating System: Linux localhost.localdomain 2.6.18-1.2798.fc6 #1 SMP Mon Oct 16 14:37:32 EDT 2006 i686
Build Date: 04 October 2006
Build ID: xorg-x11-server 1.1.1-47.fc6
Before reporting problems, check http://wiki.x.org
to make sure that you have the latest version.
Module Loader present
Markers: (–) probed, (**) from config file, (==) default setting,
(++) from command line, (!!) notice, (II) informational,
(WW) warning, (EE) error, (NI) not implemented, (??) unknown.
(==) Log file: “/var/log/Xorg.0.log”, Time: Thu Sep 20 07:43:49 2007
(==) Using config file: “/etc/X11/xorg.conf”
Parse error on line 66 of section Screen in file /etc/X11/xorg.conf
Unexpected EOF. Missing EndSection keyword?
(EE) Problem parsing the config file
(EE) Error parsing the config file
Fatal server error:
no screens found
(WW) xf86CloseConsole: KDSETMODE failed: Bad file descriptor
(WW) xf86CloseConsole: VT_GETMODE failed: Bad file descriptor
3. Terakhir, editlah file /etc/inittab agar ketika di boot ulang, kita langsung masuk ke modus run level 5, berikut contohnya:
[root@localhost ~]# vi /etc/inittab
Edit baris berikut dari “3″ menjadi “5″, tanpa tanda petik.
id:5:initdefault.
4. Untuk uji coba ketikan perintah init 6, ini merupakan perintah reboot sistem.
[root@localhost ~]# init 6
Semoga apa yang saya paparkan di atas bermanfaat.
Salam,
Muhammad Syukri
CEO ARETANET.COM
http://www.aretanet.com
http://blog.aretanet.com